Pengetahuan singkat seputar Polip dan Kalsifikasi

 Pengertian Polip

   Polip adalah satu kesatuan jaringan hidup hewan karang/ Binatang yang terlihat seperti tumbuhan. Namun, meskipun penampilannya seperti tumbuhan, polip karang sebenarnya adalah hewan multiseluler yang termasuk dalam filum Cnidaria.

Gambar: stemside.co.uk

Karakteristik polip karang:

  1. Polip karang memiliki struktur yang sederhana, dengan mulut yang dikelilingi oleh tetankel.
  2. Polip karang terdiri dari jaringan hidup yang terdiri dari sel-sel yang bekerja sama untuk menjalankan fungsi-fungsi dasar kehidupan.
  3. Polip karang dapat beradaptasi dengan lingkungan sekitar dengan membentuk struktur karang yang kompleks.



Penjelasan Kalsifikasi 

  Kalsifikasi adalah proses di mana karang menghasilkan kalsium karbonat (CaCO3) untuk membentuk terumbu. Proses ini melibatkan reaksi kimia yang kompleks antara ion-ion kalsium dan karbonat yang ada di air laut. 

Reaksi Kimia Kalsifikasi:

Ca2+ + CO32- → CaCO3


Proses terjadinya Kalsifikasi:

1. Karang melakukan penyerapan/mengambil ion mineral dari  perairan.

2. Selanjutnya ion kalsium dan ion karbonat masuk ke dalam mulut, lalu dibawa ke perut untuk proses kalsifikasi.

3. Kemudian akan mengangkat tubuhnya dan menyisakan sedikit space antara terumbu lama dengan tubuh polip itu sendiri.

4. Mensekresikan CaCO3 hasil kalsifikasi ke dalam space kosong yang tersisa.

5. Zooxanthellae menggunakan energi cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis, memproduksi 95% makanan yang dibutuhkan oleh karang yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan karang.

6. Hewan karang juga memberikan nutrisi kepada zooxanthellae serta tempat tinggal yang aman.

7. Hubungan antara keduanya menghasilkan simbiosis mutualisme.


Daftar Pustaka

Haris, A., dan Yanuarita, D. 2022. Hubungan kandungan nitrat dan fosfat perairan terhadap densitas zooxznthella pada polip karang Acropora loisetteae yang ditransplantasikan di perairan Kabupaten Bone. JST (Jurnal Sains dan Teknologi). 11(2): 411-418.

Rizka, R. F., Purnomo, P. W., dan Sabdaningsih, A. 2020. Pengaruh total suspended solid (TSS) terhadap densitas zooxhanthellae pada karang Acropora sp. dalam skala laboratorium. Jurnal Pasir Laut. 4(2): 95-101.

Tenrisa'na, A., Noor, A., Maming, M., Zakir, M., dan Yusuf, S. 2021. Analisis 14C Modern dalam Karang Goniastrea favulus di Kepulauan Spermonde, Sulawesi Selatan melalui Metode Liquid Scintillation Counting (LSC). Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi. 17(1): 1-4.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan antara Iklim Tropis, Subtropis, Sedang dan Dingin

Mengenal Lebih Jauh Tentang CTI (Coral Triangle Initiative)