Perbedaan antara Iklim Tropis, Subtropis, Sedang dan Dingin

Iklim Tropis, Subtropis, Sedang dan Dingin

1. Iklim Tropis

Gambar: homecare24.id

    Iklim Tropis adalah iklim yang terletak di zona garis khatulistiwa atau garis ekuator, ditandai dengan suhu tinggi sepanjang tahun dan tidak adanya musim dingin. Pada iklim tropis matahari bersinar sepanjang tahun, sehingga memiliki curah hujan yang cukup tinggi, dan suhu rata-rata di atas 18⁰C. Negara-negara beriklim tropis itu antara lain Indonesia, Malaysia, dan negara di Asia Tenggara, India, Hongkong, Arab Saudi, Brasil, Peru, negara di Amerika Tengah, Nigeria, Madagaskar, Kenya, Kongo, dan lain-lain.

Ciri khas iklim tropis

  •  Biota

        Hutan hujan tropis memiliki beragam jenis tumbuhan, tetapi tidak ada yang dominan. Hutan hujan tropis cenderung merupakan ekosistem hutan yang heterogen meskipun kadang tumbuhan endemik lebih banyak. Sedangkan fauna yang mendiami hutan hujan tropis memiliki ciri kaya akan hewan vertebrata dan invertebrata. Beberapa contoh fauna penghuni hutan hujan tropis adalah kupu-kupu, kumbang, kupu-kupu sayap bening, dan capung.

  • Garis Lintang
         Daerah beriklim tropis memiliki posisi lintang pada 0° – 23½° LU dan 0° – 23½° LS.
  • Waktu dan Musim
     Iklim ini memiliki dua musim tiap tahunnya yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim kemarau biasanya terjadi antara bulan Maret sampai Agustus. Sedangkan musim hujan biasanya terjadi antara bulan September sampai Februari. 
  • Manusia
        Orang yang tinggal di wilayah beriklim tropis umumnya memiliki ciri-ciri fisik antara lain, sebagai berikut:
  1. Memiliki bentuk wajah dan hidung yang bulat.
  2. Memiliki kulit kuning langsat sampai sawo matang.
  3. Memiliki  mata yang cenderung besar.

2. Iklim Subtropis

Gambar: istockphoto.com

   Iklim subtropis merupakan jenis iklim yang terdapat pada daerah subtropis yang terletak di wilayah antara garis lintang 23,5°-35° baik di belahan bumi utara maupun selatan, di mana iklim ini merupakan peralihan dari iklim tropis dan iklim sedang. Iklim ini memiliki 4 musim, yaitu: musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Suhu ekstrem, kelembapan, perbedaan waktu siang dan malam, dan tekanan merupakan karakteristik umum iklim tropis. Negara-negara beriklim subtropis antara lain Iran, Irak, Nepal, Tiongkok, Jepang, Korea Utara dan Selatan, Afrika Selatan, Mesir, Australia bagian selatan, Cile, Turki, dan lain-lain.

Ciri khas iklim subtropis
  • Biota
       Wilayah dengan iklim subtropis ditandai dengan musim panas yang hangat cenderung panas dan lembap. Kehangatan yang ada di kawasan iklim subtropis yang lembap, akan menciptakan habitat atau lingkungan yang ideal untuk beberapa jenis hewan, seperti amfibi, mamalia, dan reptil tertentu. Adapun hewan sejenis rusa, macan kumbang, dan buaya Amerika dapat dijumpai di iklim subtropis ini. Sedangkan wilayah yang berbatasan dengan lautan hangat akan menerima hujan lokal yang intens atau cukup sering sebab siklon subtropis yang mendorongnya. Tumbuhan atau tanaman yang ditanam di wilayah ini, di antaranya pohon palem, pohon mangga, pohon leci, pohon jeruk, dan pohon alpukat.
  • Garis Lintang
         Wilayah dengan iklim subtropis umumnya berada di garis lintang antara 23,5° LU dan 35° LU dan 23,5° LS dan 35° LS.
  • Waktu dan Musim
         Wilayah di iklim subtropis memiliki empat musim yang berbeda, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dinginMusim semi sendiri adalah musim di iklim subtropis yang terjadi di rentang waktu antara 21 Maret hingga 21 Juni untuk belahan bumi bagian utara, da pada rentang waktu antara 3 September hingga 21 Desember untuk belahan bumi bagian selatan. Musim panas adalah musim yang terjadi setelah musim semi usai. Di belahan bumi bagian utara, musim panas terjadi pada rentang waktu antara tanggal 21 Juni sampai dengan 23 September. Sementara itu, di belahan bumi bagian selatan musim panas terjadi pada rentang waktu antara tanggal 21 Desember sampai dengan 21 Maret. Musim gugur adalah musim yang terjadi setelah musim panas. Disebut musim gugur, karena pada musim ini tumbuhan dan pepohonan daunnya berguguran. Di belahan bumi bagian utara, musim semi terjadi di rentang waktu antara tanggal 23 September sampai dengan 21 Desember. Sedangkan di belahan bumi bagian selatan, musim gugur terjadi pada rentang waktu antara tanggal 21 Maret sampai pada tanggal 21 Juni. Sedangkan pada musim dingin Di belahan bumi bagian utara, musim dingin terjadi pada rentang waktu antara tanggal 21 Desember sampai 21 Maret. Sedangkan, di belahan bumi bagian selatan, musim dingin akan terjadi pada rentang waktu antara tanggal 21 Juni sampai 23 September.

  • Manusia
      Orang yang tinggal di wilayah beriklim subtropis umumnya memiliki ciri-ciri fisik antara lain, sebagai berikut:
  1. Warna kulit cenderung lebih cerah.
  2. Bentuk tubuh lebih ramping dan atletis.
  3. Rambut tebal dan panjang.
  4. Memiliki mata yang cerah, seperti hijau dan biru.

3. Iklim Sedang

Gambar: kumparan.com

    Iklim sedang adalah jenis iklim yang terletak di antara daerah tropis dan kutub, ditandai dengan suhu yang nyaman dan curah hujan yang seimbang sepanjang tahun. Iklim ini di kenal dengan suhu yang tidak terlalu panas di musim panas dan tidak terlalu dingin di musim dingin, menciptakan kondisi yang ideal untuk pertanian dan kehidupan manusia secara umum. Negara-negara yang beriklim sedang antara lain Mongolia, Inggris, Irlandia, Perancis, Jerman, Denmark, Italia, Rumania, Ukraina, dan lain-lain.

Ciri khas iklim sedang

  • Biota
Suatu wilayah beriklim sedang dapat dilihat dari jenis vegetasi atau hutan yang terbentuk. Pada hutan ini terbentuk ekosistem dan habitat berbagai spesies flora maupun fauna dengan kemampuan adaptasi terhadap suhu dan lingkungan. Saat musim-musim tertentu, flora dan fauna tersebut bisa bertahan dalam segala kondisi. Contohnya beberapa jenis hewan yang melakukan hibernasi selama musim dingin atau tumbuhan yang menggugurkan daunnya menjelang musim dingin.
  • Garis Lintang
         Daerah beriklim sedang memiliki lokasi dengan garis lintang 40° – 66½° LU dan 40° – 66½° LS.
  • Waktu dan Musim

     Di daerah beriklim sedang, ada empat musim utama: musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin. Periode waktu: Musim adalah periode waktu tertentu. Kondisi cuaca: Musim ditandai dengan kondisi cuaca yang relatif konstan.

  • Manusia
        Orang yang tinggal di wilayah beriklim sedang memiliki ciri-ciri fisik antara lain, sebagai berikut:
  1. Warna kulit cerah.
  2. Bentuk tubuh ramping.
  3. Proporsi tubuh seimbang.
  4. Rambut tebal sedang dan panjang.
  5. kemampuan adaptasi terhadap suhu dan cuaca.

4. Iklim Dingin

Gambar: perumperindo.co.id

     Iklim dingin adalah iklim yang terletak di daerah kutub dengan suhu udara yang sangat rendah, Iklim dingin dibagi menjadi dua, yaitu iklim tundra dan iklim es. Negara-negara yang beriklim dingin, yaitu Denmark, Swedia, Norwegia, Finlandia, Rusia bagian utara, Eslandia, Kanada, dan Alaska.

Ciri khas iklim dingin

  • Biota

Hutan taiga adalah salah satu bioma hutan yang ada di dunia. Hutan taiga juga merupakan jenis hutan yang banyak ditemukan di daerah-daerah dengan iklim dingin. Flora dalam hutan taiga biasanya adalah jenis tumbuhan konifer yang berumur panjang dan berdaun jarum, seperti pinus, cemara, dan sebagainya. Sedangkan Fauna yang terdapat dalam hutan taiga adalah fauna yang dapat beradaptasi dengan suhu dingin, seperti burung pelatuk, elang, rusa, beruang, musang, lynx, rubah, serigala, rusa, kelinci, tupai, kelelawar, dan sebagainya.

  • Garis Lintang

 Iklim dingin terjadi di kawasan antara 60,5 sampai 90 derajat lintang utara dan selatan.

  • Waktu dan Musim

    Belahan bumi bagian utara mengalami musim dingin dari 21 Desember sampai 21 Maret. Sedangkan musim dingin di Selatan terjadi 21 Juni sampai 23 September. Musim dingin ditandai dengan suhu udara rendah dan munculnya salju. Beberapa negara suhu bisa dibawah 0 derajat celcius ketika bumi dingin tiba.

  • Manusia
     Orang yang hidup di wilayah dengan iklim dingin memiliki ciri-ciri fisik antara lain, sebagai berikut:

  1. Warna kulit cerah atau pucat.
  2. Bentuk tubuh cenderung pendek.
  3. Memiliki mata dan hidung yang lebih kecil.
  4. Kemampuan metabolisme tinggi.


    Dari penjabaran tersebut terlihat bahwa wilayah dengan iklim tropis, subtropis, sedang dan dingin memiliki perbedaan dan potensinya masing-masing. Keindahan alam yang mencakup flora dan fauna juga sangat beranekaragam dan sebagian besarnya hanya dapat ditemukan pada masing-masing iklim tersebut. Namun, ada 1 hal yang sangat menarik untuk dibahas dalam penjabaran perbedaan iklim ini, yaitu dalam aspek maritimnya: Apakah benar tidak terdapat hutan mangrove di wilayah beriklim subtropis?

    Salah, nyatanya hutan mangrove adalah jenis hutan yang tumbuh di daerah pantai tropis dan subtropis, terutama di daerah yang terkena pengaruh pasang surut air laut. Hutan mangrove di iklim subtropis memiliki jenis tumbuhan yang lebih terbatas, dengan beberapa spesies yang lebih toleran terhadap suhu yang lebih rendah. Hutan mangrove di iklim subtropis masih memiliki peran penting dalam ekosistem laut, seperti menyediakan habitat bagi berbagai jenis ikan dan udang. Negara-negara beriklim subtropis yang mempunyai hutan mangrove, yaitu: Amerika Serikat, Australia dan Argentina.


Daftar pustaka

Andarini, S. Y., dan Sudarti, S. 2023. Analisis Efek global warming terhadap perubahan iklim. Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan. 9(2): 31-38. 

Dewi, E. P., Wijaya, A., Sujatini, S., Rahmana, D., Mandela, C., dan Gulit, F. 2020. Penerapan Double Skin Facade Pada Daerah Iklim Tropis. IKRA-ITH Teknologi Jurnal Sains dan Teknologi. 4(2): 1-7. 

Fuziah, A., Sinaga, C. O., Barus, M. N. B., Andini, S., Khairunisa, W., dan Kardiana, E. 2025. Analisis Pengaruh Rotasi Bumi terhadap Perbedaan Waktu dan Iklim Antar Wilayah. Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS. 3(3): 20-29.

Imran, A., dan Efendi, I. 2016. Inventarisasi mangrove di pesisir pantai cemara Lombok Barat. Jurnal Pendidikan Mandala. 1(1): 105-112. 

Rahayu, A., dan Ginanjar, D. 2025. Studi Perbandingan antara Ekologi Tumbuhan di Daerah Tropis dan Subtropis dalam Menanggulangi Perubahan Iklim. Jurnal Pengembangan Sains dan Teknologi. 1(1): 9-16.




Nama            : Revi Aulia Anggraini
Npm             : E1I024037
Mata Kuliah :  Ekologi Laut Tropis
Dosen           : Dr. Yar Johan, S.Pi., M.Si



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Lebih Jauh Tentang CTI (Coral Triangle Initiative)

Pengetahuan singkat seputar Polip dan Kalsifikasi